mengingatkanku pada kejadian beberapa hari lalu
Begitu banyak goresan antara kesalahpahaman serta kekecewaan
yang terukir didalam sanubari ini
Aku masiih mampu berdiri untuk bangkit dalam
kegelapan yang kuhadapi
Mengganti dengan senyuman dan sejuta keceriaan.
Kesalahpahaman ini membuat sayatan-sayatan kecil
di hati setiap insan.
Kobaran api yang telah sirna kini kembali menyala.
Seseorang yang ntak mengerti apa-apa hanya bisa menancapkan
duri-duri besit tanpa mau bertanggung jawab.
Kekecewaan hadir dalam diri mereka masing-masing
Aku masih sanggup ...
Aku masih kuat ....
Aku masih bisa bertahan ....
Sungguh ntak mungkin hambamu ini mengeluarkan setitik
butiran kecil hanya karna takut.
Haruskah Aku mengucapkan seribu kata maaf kepadanya
Kata kotor yang keluar dari salah satu insan
selalu mengusik di fikiran otak ini
Maafkan Aku ...............
Karna waktu itu Aku telah bersembunyi
Aku takut dalam kebisingan yang mereka tanamkan
memojokkanku sehinggak Aku sulit untuk bernafas
Meskipu Aku tahu engkau akan membelaku dalam keramaian ini
Aku berharap kesunyian ini hilang di telan Sang Bulan
menjadi secercah harapan yang penuh gemerlap
pancaran sinar malam ...
Kembali seperti semula untuk Merangkupku









0 komentar:
Posting Komentar